Selasa, 12 Februari 2019

Benarkah Kantong Teh Celup Mengandung Zat Pemicu Kanker

Telah sejak zaman dulu ngeteh alias minum teh telah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Baik saat berkumpul bersama keluargam kawan, kerabat, alias pun sahabat. Butuh diketahui, nyatanya teh adalah salah satu tipe minuman yang paling tidak sedikit dikonsumsi masyarakat seusai air putih. Tidak hanya nikmat, teh juga diketahui mempunyai tidak sedikit kegunaaan bagi kesehatan.

Benarkah Kantong Teh Celup Mengandung Zat Pemicu Kanker

Seiring dengan perkembangan teknologi, saat ini ada tutorial praktis untuk minum teh. Sebab Kamu dapat memilih teh celup yang lebih praktis serta mudah untuk dibuat. Dengan kemasan yang ringkas, teh celup adalah teh yang paling mudah untuk dikonsumsi.

Akan tetapi, saat ini muncul isu tentang keamanan kantong teh celup. Disebutkan bahwa kantong teh celup dikualitas mengandung zat berbahaya yang dapat memicu timbulnya kanker. Terus lama kantong direndam dalam air panas, maka bakal terus berbahaya. Benarkah kantong teh celup dapat memicu kanker ?

Beberapa isu yang beredar pasti membikin pecinta teh khawatir. Dilansir dari laman BPOM, disebutkan apabila umumnya kantong teh celup dibangun dari kertas serta plastik. Kantong teh celup yang dibangun dari kertas biasanya berupa tipe kraft yang dilapisi dengan plastik polietelin, yang berkegunaaan dalam perekatan panas.

Polietelin yang dipakai sebagai perekatan tidak meleleh pada suhu titik didih air, maka tidak herna apabila kertas teh celup tidak terbuka saat diseduh dengan air panas. Tidak hanya kertas, kantong teh celup juga dibangun dari plastik tipe nilon, polietelin terefltalat (PET) alias asam polilaktat (PLA). Kedua bahan plastik ini dianggap paling aman sebab mempunyai titik leleh yang sangat tinggi.

Tetapi, perpersoalanannya bukan hingga disitu saja, tentang suhu 'transisi kaca' (Tg) pada kantong tersebut mengacu pada suhu di mana molekul bahan tertentu semacam polimer mulai terurai. Serta Tg rutin lebih rendah dari titik leleh.

Benarkah terlalu lama mencelupkan kantong teh dalam air panas berbahaya ?

BPOM memberi tau apabila teh celup yang telah terdaftar di Badan POM telah melewati evaluasi pekualitasan keamanan pangan yang mensyaratkan pemenuhan kepada kualitas batas migrasi.

Batasi migrasi adalah jumlah maksimum zat yang dapat berpindah dari kemasan pangan (dalam faktor ini kantong teh celup), ke dalam bahan pangan (semacam air seduhan teh). Jadi isu tentang teh celup bakal berbahaya apabila direndam dengan air panas terlalu lama tidaklah benar. Terutama apabila produk tersebut telah tersertifikasi oleh BPOM.

Seluruh produk yang telah memperoleh sertifikasi dari BPOM telah melewati beberapa uji kelayakan serta pemeriksaan menyeluruh jadi keamanan dari produk tersebut terjamin, tergolong kantong tehnya. Jadi Kamu tidak butuh khawatir lagi untuk mengonsumsi teh celup dari merk ternama yang telah tersertifikasi BPOM.

Ada tidak sedikit syarat yang menjadi standar untuk semua produk makanan, terutama kantong teh celup. Salah satunya yaitu kantong teh celup yang dipakai tidak boleh mengandung senyawa klorin untuk pemutih sebab bakal membahayakan tubuh.

Syarat ini wajib disertakan pada saat permohonan pekualitasan keamanan produk untuk memperoleh izin edar dari BPOM. Sebagai perlindungan kepada masyarakat Badan POM senantiasa terus meperbuat pengawaasan kepada produk yang kemungkinan tidak memenuhi syarat yang telah ditentukan.